Monday, June 27, 2016

4 Prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat kepada bayi 6 bulan keatas

4 Prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat kepada bayi 6 bulan keatas
4 Prinsip pemberian MPASI pada Bayi
IlmuBayi.com - selamat kepada anda yang telah menjadi ibu yang telah diberikan kesempatan untuk melahirkan anak, merawat, membesarkan dan mendidik anak anda. Ketika anda telah diberikan kesempatan maka seharusnya kita menyadari bahwa kita harus bisa merawat anak-anak kita dengan baik dari bayi sampai mereka dewasa. Nah kali ini saya khususkan untuk membahas anak-anak kita yang masih bayi yang sepenuhnya berada dalam kendali kita ketika merawatnya mulai dari makan, mandi dan lain-lain.

Kita sebagai orang tua tentu ingin selalu membuat anak kita bahagia, sehingga kadang kala beberapa hal kita berikan walaupun belum pada waktunya, seperti pemberian makanan. Makanan yang diberikan pada anak kita yang masih bayi disebut dengan Makanan Pendamping ASI atau yang sering disingkat dengan MPASI. Namun ketahuilah bahwa dalam pemberian MPASI, kita harus bisa memilih makanan yang tepat dan tidak menyakiti bayi kita. Nah untuk itu, kita harus tahu bahwa ada 4 prinsip yang harus diperhatikan dalam pemberian MPASI.


Berikut ini adalah 4 prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat, yaitu:

  1. Timely: yaitu makanan pendamping ASI haruslah diberikan pada waktu yang tepat yaitu setelah bayi berumur lebih dari 6 bulan.
  2. Adequately: Pemberian MPASI tidaklah berlebihan, dimana kuantitas dan kualitas makanan pendamping ASI yang diberikan harus memadai.
  3. Safe : Segala peralatan dan bahan pembuatan makanan pendamping ASI harus terbebas dari kontaminasi kuman, karena bayi sangat rentan terserang penyakit yang disebabkan oleh makanan yang tidak hygienis.
  4. Properly: Pemberian MPASI tentunya harus diberikan sesuai dengan keterampilan makan anak.

Jadi demikianlah 4 prinsip yang harus diperhatikan dalam pembuatan dan pemberian MPASI kepada bayi yang telah berusia 6 bulan ke atas.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment